Keuntungan Dan Kerugian Investasi Emas - Baca Jenius

2/08/2020

Keuntungan Dan Kerugian Investasi Emas

Memiliki emas bukan hanya menandakan seseorang memiliki kekayaan yang banyak. Tapi sebenarnya, emas juga menjadi salah satu jenis investasi yang paling banyak digemari oleh masyarakat. Selain bertujuan untuk mendapatkan keuntungan, investasi emas juga dinilai sebagai salah satu cara menjaga aset agar tetap utuh. Setiap tahunnya, harga emas akan mengalami peningkatan sehingga sesuai untuk dijadikan instrumen investasi.


Keuntungan akan didapat ketika nilai pada harga beli lebih rendah dibanding harga jualnya. Terlepas dari besarnya keuntungan yang akan didapat, investasi emas juga memiliki resiko. Sehingga diperlukan keseriusan dalam berinvestasi agar hasil yang di dapat bisa maksimal. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian berinvestasi emas.

Keuntungan dan Kerugian Berinvestasi Emas

Keuntungan

Menjaga Nilai Aset

Jika ingin melakukan investasi dengan resiko yang minim, investasi emas bisa menjadi pilihan. Pasalnya, nilai emas yang setiap tahunnya akan mengalami peningkatan membuat aset yang dimiliki akan terjaga. Setiap kali pernjualan, investor emas akan mendapatkan keuntungan yang jumlahnya beragam. Asalkan penjualan emas dilakukan pada waktu yang tepat yakni ketika harga emas benar-benar sedang naik. Investasi emas bisa menjadi pilihan jika ingin aset yang dimiliki tetap terjaga.


Mudah Untuk Dicairkan

Berbeda dengan jenis investasi lain, investasi emas dinilai lebih mudah dalam hal pencariannya. Kapanpun bisa untuk melakukan pencarian dengan menjual aset emas yang dimiliki. Hal ini tidak bisa dilakukan jika melakukan investasi lain seperti saham, pencairannya hanya di waktu-waktu tertentu. Ketika mencarikan atau menjual emas, investor akan langsung mendapatkan uang secara tunai. Dengan begini, proses transaksi akan lebih aman.

Tidak Perlu Khawatir Pajak

Berinvestasi emas juga akan terhindar dari unsur pajak. Beda halnya dengan investasi saham yang erat kaitannya dengan urusan pajak. Setiap ada keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, investor tidak akan menerima sepenuhnya uang yang dihasilkan. Karena beberapa persennya digunakan untuk membayar pajak. Oleh karena itu, pilih investasi emas jika tidak ingin berurusan dengan pajak. Tapi tetap ingat, semua orang pasti memiliki kewajiban untuk membayar pajak.


Kerugian

Peningkatan Harga Yang Lambat

Berbeda dengan saham yang nilainya akan naik dengan signifikan pada saat terjadi kenaikan. Emas sendiri cenderung lambat saat naik, umumnya terjadi dalam periode tahunan. Maka dari itu, investasi jenis ini tidak cocok untuk jangka pendek. Investor harus mengamati betul setiap kenaikan atau penurunan harga agar tidak mengalami kerugian ketika menjualnya. Investasi emas cocok untuk yang memiliki banyak kekayaan namun ingin menjaga aset. Bukan mereka yang membutuhkan keuntungan untuk waktu dekat.


Resiko Kehilangan Tinggi

Umumnya, pelaku investasi ini akan menyimpan emas dalam bentuk fisik. Sehingga mereka akan memegang emas secara langsung. Hal ini jelas membuat emas rawan untuk hilang. Karena tak jarang ada kasus pencurian emas yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Terlebih bagi yang menggunakan emas sebagai perhiasan yang setiap harinya digunakan. Ini sangat beresiko terjadinya tindakan kejahatan terhadap emas itu.


Tidak Berefek Besar Terhadap Perekonomian


Banyak dari investor emas mengunakan keuntungannya untuk pribadi saja. Mereka cenderung tidak menggunakannya untuk keperluan belanja atau hal lain yang berkaitan dengan perekonomian. Sehingga efek terhadap ekonomi nyata sangat kurang. Jika dibandingkan dengan investor saham yang menggunakan keuntungannya untuk kembali berinvestasi pada sebuah perusahaan, ini lebih baik. Perusahaan jelas akan menggunakan modal tersebut untuk melakukan pembelanjaan.
Next
This Is The Current Newest Page
Comments

Berkomentarlah seperlunya dengan kata-kata yang sopan serta mudah dimengerti, Admin akan membalas secepat mungkin jika tidak sibuk.
EmoticonEmoticon